Ini dia kabar terbaru dari ISUZU GIGA.

Di Indonesia Isuzu Giga adalah truck yang pertama menggunakan mesin Common Rail yang Pada mesin diesel, fitur tinggi tekanan (lebih dari 1.000 bar atau 100 MPa atau 15.000 psi ) rel bahan bakar makan individu katup solenoid , sebagai lawan dari tekanan rendah pompa bahan bakar makan injektor Unit (atau nozel pompa). Diesel generasi ketiga common rail sekarang fitur piezoelektrik injector untuk meningkatkan presisi, dengan tekanan bahan bakar hingga 3.000 bar (300 MPa; 44.000 psi).

Kini Isuzu sudah berusia 40 tahun ada di Indonesia dan selalu berkembang mengikuti permintaan pasar dan selalu memperbaiki diri demi kepuasan para pelanggan nya.

Hingga akhir tahun ini, Isuzu juga sudah menambah varian produknya pada segmen medium truck, yaitu Isuzu Giga FVR S High Power 285 PS, dan Isuzu Giga GVR 34 Tractor Head 285 PS,"

Penambahan varian  Isuzu Giga FVR S HP 285 PS, cocok untuk masyarakat Indonesia yang memiliki usaha mengangkut hasil bumi, juga untuk keperluan angkutan antar pulau. Sedangkan Isuzu GIGA GVR Tractor head 285 PS transmisinya EATON. Lampu pada bagian depannya disesuaikan dengan kondisi infrastruktur Indonesia.

Kini Isuzu Giga tidak hanya memperhatikan kualitas produk, tetapi juga berkomitmen meningkatkan kuantitas dan kualitas dari jaringan penjualan serta layanan purna jual.

Selama ini, customer yang membeli truk hanya perlu spare part dan after sale. Untuk spare part, Isuzu sudah mempunyai gudang dan depo, sehingga waktu pengiriman menjadi lebih cepat.

Isuzu juga mempunyai sekolah mekanik, jaringan spare part shop jumlahnya ribuan. Tahun ini pabrik baru kita yang di Karawang,  Jawa Barat juga sudah beroperasi untuk memenuhi kebutuhan pasar akan pentingnya kehadiran sparepart yang mudah diraih dan murah.

isuzu tracktor headisuzu gigadengan adanya tambahan varian terbaru dari isuzu giga maka isuzu pasti mampu memenuhi kebutuhan costumer menurut jenis usaha dan muatan yang diangkut nya.

 

Isuzu MU-X ,Seri SUV yang ditunggu-tunggu para pecinta otomotif, Isuzu MU-X 2014. Setelah menunggu lama akan hadirnya upgrade varian sekelas Isuzu Panther atau MU-7, pihak raksasa automaker malah meluncurkan seri sangar ini. Setelah lahir di Thailand, kini hadir perdana di tanah negeri matahari terbit, Jepang.

1Hadirnya seri ini seolah membuka cakrawala persaingan yang makin mantap antara Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortuner. Tampilan istimewa dan performa cukup menjanjikan, menjadi senjata sangar baginya untuk unjuk gigi di pasar global.

2
Standar kemampuan MU-X ditopang dengan keampuhan mesin 3.0 liter mesin CRD yang menghasilkan tenaga total 174 Hp dan torsi puncak 380 Nm. Performa ini juga masih diimbangi dengan disediakannya MU-X versi transmisi otomatis dan manual.

3Dari sisi fitur, beberapa komponen seperti 16 inchi alloy wheels, sensor parkir mundur, 6 speaker audio system yang diperkaya bluetooth, 14 cupholders dan 6 airbags.

4

Selain itu, masih ada layar 7 inchi touchscreen yang terintegrasi dengan kamera dan satelit. Bagian kabin tengah juga disediakan layar 10 inchi DVD monitor guna meningkatkan kualitas berkendara yang nyaman.

5Berikut daftar tipe dan harga New Isuzu MU-X 2014:

  • 4x2 LS-M A/T - $40.500 atau Rp 459 jutaan
  • 4x2 LS-U A/T - $42.000 atau Rp 476 jutaan
  • 4x4 LS-M M/T - $45.600 atau Rp 516 jutaan
  • 4x4 LS-M A/T - $47.800 atau Rp 541 jutaan
  • 4x4 LS-U M/T - $47.100 atau Rp 533 jutaan
  • 4x4 LS-U A/T - $49.300 atau Rp 558 jutaan
  • 4x4 LS-T A/T - $53.500 atau Rp 606 jutaan

Tingkatkan layanan purna jual, Isuzu gelar kontes mekanik

Untuk mencapai visi Isuzu Indonesia menjadi No.1 di segment komersial, peranan layanan purna jual yang meliputi service dan spare part sangatlah penting. Layanan purna jual juga diibaratkan sebagai tulang-tulang yang menopang seluruh badan untuk tetap berdiri tegak. Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Isuzu Astra Motor Indonesia selalu berupaya untuk meningkatkan pelayanan purna jual, salah satunya dengan menyelenggarakan Isuzu Technical Skills Competition.

Kehandalan mekanik dan partman memiliki kontribusi yang cukup besar untuk menciptakan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Bahkan kehandalan mekanik-mekanik Isuzu Indonesia ini telah diakui di tingkat International dengan diraihnya peringkat tiga besar dalam I-1 Isuzu Technical World Competition, ajang pertemuan mekanik Isuzu seluruh dunia.

Bertempat di Training Center Isuzu di Pondok Ungu, Bekasi, Isuzu Technical Skill Contest 2013 ini merupakan tahun ke-15 sejak ITSC ini dilaksanakan untuk pertama kalinya. Tahun ini jumlah peserta meningkat dibandingkan tahun lalu, lebih dari 750 mekanik dan partman Isuzu seluruh Indonesia. Sebanyak 46 orang service advisor, 52 tim kategori teknisi, 46 orang partman, 21 tema Quality Control Circle dan 70 judul Suggestion System lolos pada seleksi awal di area.

isuzu3b6wc

Dari seleksi awal, dipilih 5 tim teknisi yang terdiri dari 1 orang pelatih dan 2 orang mekanik, 5 orang service advisor, 5 orang partman, 5 tim Quality control Circle dan 5 orang untuk Suggestion System yang lolos untuk berlomba pada Isuzu Technical Skills Competition tingkat nasional.

Selanjutnya, teknisi-teknisi terbaik di National ITSC 2013 ini akan diikutkan dalam seleksi kompetisi I-1 GP, dan menghasilkan 2 orang teknisi yang akan mewakili Isuzu Indonesia mengikuti ajang 8th I-1GP world competition pada 27 November 2013 mendatang di Jepang.

5-tahun-lagi-isuzu-jadi-no-1-20131020141505

Peresmian Pembanguana Pabrik Truk Isuzu berkapasitas produksi 52.000 unit/tahun

5 Tahun lagi Isuzu jadi No 1?
Saat acara peletakan batu pertama pembangunan pabrik Isuzu yang terletak di Suryacipta City of Industry Karawang, Jawa Barat pada Sabtu, 19 Oktober 2013, Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Yohannes Nangoi mengatakan kepada wartawan bahwa lima tahun lagi, Isuzu akan menjadi No 1 di pasar otomotif, khususnya di segmen kendaraan komersial.

"Saat ini, Isuzu baru menempati No 2 untuk light truk, sedangkan medium truk Isuzu berada di posisi ketiga. Tapi, nanti lima tahun yang akan datang, Isuzu akan menjadi No 1," janji Nangoi.

Berdasarkan itulah, Isuzu berani mengucurkan dana senilai Rp 1,3 triliun untuk membangun fasilitas produksi barunya tersebut. Pembangunan pabrik baru yang akan selesai akhir tahun 2014 ini, rencananya akan menghasilkan kapasitas produksi sebanyak 52.000 unit per tahun.

Dengan mempekerjakan 1.200 orang, pabrik baru ini akan difokuskan untuk memproduksi light truk dan medium truk Isuzu. Menurut Yohannes Nangoi, kapasitas assembly plan Pondok Ungu sudah tidak bisa menambah kapasitas produksi, dan akan difokuskan untuk produksi Panther dan Pick Up.

Apakah janji Yohannes Nangoi ini akan terkabul? Karena di segmen kendaraan komersial, pasar otomotif nasional sudah ada beberapa nama besar, seperti Misubishi dan Hino yang saat ini terus mengembangkan produknya agar dapat meraih pasar. Kita tunggu saja!

 

kemampuan-mekanik-isuzu-indonesia-diakui-dunia-20131205175524Isuzu Indonesia menjadi juara pertama untuk kategori B pada ajang The 8th World I-1 Grand Prix yang diselenggarakan di Isuzu Japan, Kawasaki Training Center, beberapa waktu lalu.

Isuzu Indonesia berhasil mengalahkan Saudi Arabia yang menempati peringkat kedua dan Filipina pada tempat ketiga. Ini merupakan kemenangan pertama kali Indonesia menjadi juara pertama, setelah 7 tahun penyelenggaraan kompetisi ini Indonesia selalu masuk dalam 3 besar.

I-1Grand Prix adalah ajang pertemuan para mekanik Isuzu dari berbagai negara. Pada tahun ini penyelenggaraan I-1 Grand Prix mengalami sedikit perbedaan, dengan adanya pembagian menjadi 2 kategori yaitu kategori A adalah untuk negara-negara maju sedangkan kategori B diperuntukkan untuk negara-negara berkembang. Dimana Indonesia sendiri masuk dalam kategori B bersama 18 negara lainnya.

Dalam kompetisi ini, sistem pengujian terdiri dari tes teori, tes mesin dan tes kendaraan. Dimana, mesin yang digunakan adalah mesin 4JJ1-TC dan kendaraan yang digunakan adalah Isuzu NLR85-US04.

Tim Indonesia yang diwakili oleh Yayan (teknisi ASCO Bandung) dan Joko Priyono (teknisi Astra Isuzu Pramuka) yang dipimpin oleh team coach Reiner Tandiono dari Training Center Isuzu Indonesia. Kedua mekanik ini merupakan peserta kompetisi tingkat nasional, dan kemudian selama 1,5 bulan training intensif baik secara teori dan praktek yang dilakukan di Training Center Isuzu Indonesia di Pondok Ungu, Bekasi.

Lewat prestasi ini membuktikan bahwa kemampuan mekanik Isuzu Indonesia diakui dunia. "Peran mekanik pada segment komersial sangat penting. Setiap kendaraan yang rusak atau membutuhkan perawatan perlu dilakukan dalam waktu yang singkat, karena hal ini berkaitan erat dengan bisnis yang dijalankan customer kami" ujar Yohannes Nangoi, Vice President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia.

Bagi Isuzu Indonesia, keikutsertaan dalam I-1 Grand Prix 2013 akan memberikan motivasi kepada para mekanik untuk terus meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan menjadi lebih baik dalam perawatan dan perbaikan kendaraan Isuzu, agar pelayanan kepada konsumen menjadi lebih baik.

Apa yang diraih Isuzu menurut Yohannes, sangat penting untuk mendukung peningkatan layanan purna jual dengan target kepuasan yang melebihi ekspetasi pelanggannya. "Kami pun semakin yakin layanan purna jual akan mendapat respon yang positif dari pelanggan" pungkasnya.

Isuzu Bekasi Fokus Garap Pasar Kendaraan Komersial.

Produsen otomotif Isuzu tetap fokus untuk menggarap pasar kendaraan komersial. Hingga saat ini, sudah sekitar 50 jenis kendaraan komersial dikeluarkan oleh Isuzu. LCV Marketing Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) yang juga CEO PT Astra International Tbk-Isuzu Supranoto mengatakan, hal ini sesuai dengan komitmen Isuzu untuk tetap mengembangkan pasar otomotif segmen komersial. "Dilihat dari sejarahnya, Isuzu memang lahir untuk mengembangkan kendaraan di segmen komersial. Dan ini juga merupakan komitmen kami serta untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," jelasnya disela-sela peluncuran light commercial vehicle All New Isuzu D-Max di Medan, Senin (7/10) malam. Supranoto yang didampingi CV Marketing and After Sales Director IAMI Takeo Shindo, Area Manager Sumatera IAMI Suwito, Branch Manager Astra Isuzu Medan Teuku Inayat Syah dan GM Isuindomas Putra Herianto mengatakan, saat ini, seluruh produk yang dihasilkan Isuzu digunakan untuk kegiatan usaha. Oleh sebab itu, perusahaan terus meningkatkan layanan after sales. "Upaya meningkatkan layanan after sales ini dilakukan dengan menyiapkan mekanik-mekanik handal dimana kami memiliki lembaga pendidikan khusus mendidik mekanik tersebut," jelasnya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Selain itu, pihaknya juga terus menambah jaringan after sales. Hingga posisi terakhir, saat ini Isuzu telah memiliki 98 unit show room, 185 bengkel resmi, 100 unit layanan bengkel Isuzu berjalan, 66 field advisors, part depo yang tersebar di Medan, Pekanbaru, Jakarta, Surabaya, Banjarmasin dan Makassar.

"Disamping itu, kami juga menyediakan layanan after sales lainnya. Bagi produsen yang fokus di segmen komersial, layanan after sales ini sangat penting," jelasnya.

Isuzu sendiri menargetkan mampu menjual sebanyak 33.000 unit kendaraan hingga akhir tahun ini. Penjualan kendaraan light truck baik 4 ban maupun 6 ban memberikan kontribusi sekitar 60%, disusul segmen ligh commercial vehicle, medium truck dan heavy truck.

Beberapa varian terbaru yang dikeluarkan Isuzu adalah NKR 55 LWB dan NKR 71 LWB untuk jenis light truck, FVM 285 PS H1 dan FVZ 34 T untuk medium truck serta light commercial vehicle All New Isuzu D-Max.

Khusus All New Isuzu D-Max, kendaraan ini dikeluarkan dengan mengusung berbagai kelebihan. Diantaranya kemampuan menanjak di jalan dengan kemiringan hingga 47 derajat tanpa perlu menekan pedal gas, kemampuan berjalan dilahan dengan sudut kemiringan hingga 49 derajat serta kemampuan menuruni jalan tanpa harus menginjak pedal rem.

"Kendaraan ini juga sudah didesain dengan ground clearance yang lebih tinggi, interior yang jauh lebih nyaman serta kursi baris kedua yang lebih aerodinamis," tuturnya.

Meskipun tidak menjelaskan target penjualan All New Isuzu D-Max, namun Supranoto optimis kendaraan ini bakal diminati konsumen, mengingat kemampuannya yang melebihi dari kendaraan sejenis milik produsen lainnya.

Isuzu rajai pasar kendaraan komersial Indonesia,
Produsen kendaraan komersil Isuzu mempunyai mimpi besar merajai pasar kendaraan komersil di Indonesia, seperti predikat yang masih terus disandangnya di negeri asalnya, Jepang, dan di beberapa negara lainnya melalui beberapa varian produknya.
index
"Di Jepang Isuzu nomor satu, kita ingin di Indonesia juga. Itu mimpi Isuzu menjadi nomor satu di Indonesia," kata Direktur Penjualan, Marketing, dan Layanan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Tac Shindo, di Bekasi, Jawa Barat, Senin.

Hal senada diungkapkan oleh Advertising & Promotion Departement Head PT IAMI Maman Fathurrohman yang menyatakan Isuzu sedang berusaha menjadi nomor satu di Indonesia dengan fokus pada segmen kendaraan komersial.

Seiring dengan upayanya itu, Isuzu telah merancang kendaraan-kendaraan komersilnya sesui dengan kondisi di Indonesia baik dari sisi geografis maupun prilaku konsumennya.

Marketing Director PT IAMI Supranoto Tirtodidjojo menambahkan bahwa ada beberapa penyesuaian pada kendaraan-kendaraan Isuzu yang dipasarkan di Indonesia yang berbeda dengan di negara lain.

Dalam memproduksi kendaraan-kendaraan untuk pasar Indonesia, Isuzu sudah mempertimbangkan kecenderungan pengoperasian kendaraan di sini yang sering overload (mengangkut melebihi kapasitas seharusnya).

"Ada penyesuaian-penyesuaian untuk pasar Indonesia," katanya di sela workshop teknologi diesel di Isuzu Traning Center Bekasi.

Isuzu juga akan terus mengekspansi jaringan distribusinya di seluruh Indonesia dengan menambah jumlah outlet penjualan menjadi 100 hingga akhir tahun ini dari 93 yang dimilikinya sekarang.

IAMI sampai sekarang telah memasarkan banyak model kendaraan komersil di Indonesia, mulai dari Isuzu ELF, Panther, GIGA, Isuzu Bison, hingga kendaraan off road D-Max, dengan masing-masing diproduksi dalam beberapa varian.

Pada model ELF saja, Isuzu mengeluarkan varian-varian F series dan N series.

Total penjualan Isuzu pada 2012 lalu mencapai 33.165 unit, naik 15,4% dari 28.746 unit pada tahun sebelumnya dengan pangsa pasar tetap pada kisaran 3%.

Persaingan kendaraan komersial Tanah Air rupanya tidak kalah sengit dibandingkan kendaraan penumpang. Meski para pemain di segmen ini, khususnya truk terbilang sedikit, namun mereka saling berebut menjadi market leader.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

ISUZU DITERIMA BAIK DI PASAR TRUCK IMDONESIA

 

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), dari total penjualan kendaraan 1,1 juta unit pada tahun lalu, 34 persennya berasal dari segmen komersial.

 

Untuk segmen truk ringan (kategori 2), dihuni oleh empat pemain yaitu Hino (Dutro), Isuzu (Elf), Mitsubishi (Colt), dan Toyota (Dyna). Pemimpin di segmen ini adalah Colt, Elf, Dyna, dan Dutro. Adapun penjualan truk ringan di 2012 mencapai 111.174 unit.

 

Di segmen truk sedang (ketegori 3) diisi oleh Hino (Ranger), Isuzu (Giga), Mitsubishi, dan Nissan (UD Truk). Ranger mampu menjadi market leader, kemudian disusul Fuso dan UD Truk. Total penjualan pada tahun lalu tembus 34.769 unit.

 

Sedangkan di segmen truk berat (kategori 3) ditempati oleh merek-merek Eropa seperti Man, Volvo, dan Renault.

"Segmen ini pemainnya tidak banyak dan belum terkordinir rapi untuk penjualannya di Gaikindo.  Pasar kendaraan komersial (truk) sangat bergantung dengan kondisi perekonominan. Ia mencontohkan, pasar di segmen kategori 3 (truk berat) menurun drastis ketika usaha batu baru mulai lesu di tahun lalu.

 

"Jadi, situasi bisnis akan menentukan pada penjualan kendaraan yang memang digunakan untuk kegiatan operasional mereka," kata dia.

 

Karakter pasar kendaraan komersial berbeda dengan penumpang. Para produsen truk tidak agresif untuk meluncurkan model baru atau melakukan penyegaran desain. "Mereka justru lebih mengedepankan perubahan dari segi mesin (tenaga) sesuai kebutuhan dari pelaku bisnis," ujarnya.

 

Pasar Isuzu

 

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) adalah agen tunggal dan produsen kendaraan komersil Isuzu bermesin diesel beserta komponennya. Dibawah distributor tunggal Isuzu Sales Operation (ISO) ditawarkan kendaraan komersil multi fungsi yang terdiri dari Panther (MPV), Isuzu Pick-up, D-Max (Pick-up 4x4), Bison (Pick-up), N series (Light Truck/kategori 2) dan F series (Medium Truck/ kategori 3).

Total penjualan Isuzu mencapai 33.165 unit pada tahun 2012, naik 15,4% dari 28.746 unit tahun sebelumnya dengan pangsa pasar tetap berada di kisaran 3,0%. Kinerja segmen komersil Isuzu meningkat dari sisi pangsa pasar, sementara Panther terlihat menurun karena kecenderungan konsumen untuk beralih pada mobil yang lebih kecil.

Pada tahun 2012, fokus kerja lebih terarah pada peningkatan pangsa pasar segmen kendaraan komersil melalui harga yang kompetitif serta strategi pengembangan produk, khususnya penambahan 8 varian baru untuk melengkapi kategori F series secara menyeluruh dan melakukan penyempurnaan pada 7 varian N series. Ekspansi jaringan distribusi juga terus dijalankan, dengan penambahan outlet penjualan dari 86 outlet menjadi 92 outlet (Astra: 39, Non-Astra: 53), sedangkan gerai suku cadang dikembangkan luas cakupannya dari 1.611 gerai di 265 kota pada tahun 2011 menjadi 1.802 gerai di 295 kota.

Isuzu Astra Motor Indonesia bertekad untuk menjadi pemimpin pasar di segmen pasar mobil komersial. Hal itu diungkapkan oleh Vice President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia Yohannes Nangoi usai ground breaking pabrik baru Isuzu di Karawang, Jawa Barat hari ini.

Yohannes Nangoi optimistis terhadap target itu karena  Isuzu terus mengalami pertumbuhan yang pesat. Setiap tahun, pasar truk mereka terus meningkat.

"Kami yakin  dengan dukungan after sales yang kuat dan produk yang bagus, kurang dari lima tahun Isuzu jadi nomor satu," ujar Yohannes Nangoi.

Dia mencontohkan, saat ini light truck Isuzu berada di posisi kedua pasar tersebut. Sementara medium truck Isuzu berada di posisi ketiga.

"Tahun ini, kami sangat fokus pada pengembangan pasar komersial," ujarnya.

Untuk pabrik baru yang dibuka Karawang, Yohannes Nangoi mengatakan, akan membuka 1.200 lapangan kerja. Pabrik baru tersebut pada tahap awal memiliki kapasitas 52.000 unit/ tahun untuk kendaraan komersial, yakni light truck dan medium truck, dimana pada awalnya hanya memproduksi untuk kebutuhan pasar domestik.

Selain itu, pabrik ini akan memiliki fasilitas produksi yang terdiri dari framing untuk Giga, welding, painting, assembling, werehouse, vehicle stock yard, tear down area. Nantinya juga akan dibangun gedung perkantoran yang digunakan oleh Divisi Technical & Production Division, Product Planning dan Purchasing.

ISUZU GIGA DI LUNCURKAN

PT Isuzu Astra Motor Indonesia, selaku ATPM Isuzu di Indonesia bekerjasama dengan Isuzu Motors Limited Japan selaku principal, memperkenalkan Isuzu F-series variant Medium Duty Truck Isuzu yang diberi nama Isuzu GIGA. Setelah selama ini Isuzu di Indonesia memfokuskan diri dengan ELF, varian truk ringan Isuzu yang saat ini telah mendapatkan kepercayaan dari pelanggan Isuzu. Peluncuran Isuzu GIGA ini dilakukan untuk makin melebarkan portofolio produk isuzu di pasar kendaraan komersial di Indonesia selain juga untuk mengantisipasi peningkatan permintaan pasar akan truk medium seiring dengan meningkatnya pertumbuhan industri-industri yang berkaitan erat dengan transportasi dan distribusi barang.

Sebelum diluncurkan secara resmi di Indonesia, Isuzu terlebih dahulu melakukan ribuan jam kerja pengujian baik diatas kertas maupun pengujian unit dilokasi penggunaan. Tes-tes yang panjang, melewati berbagai macam cuaca yang ekstrim, seperti udara dingin di kutub dan udara yang panas di gurun, dan dilakukan tes di berbagai kondisi jalan, baik yang mulus maupun kondisi jalan yang sangat sulit.Hal ini untuk mendapatkan data maupun masukan dari pengguna tentang performa Isuzu GIGA. Hasil dari tes dan pengujian ini dilakukan berbagai penyesuaian agar Isuzu GIGA sesuai dengan kondisi Indonesia. Hal yang sama juga dilakukan oleh Isuzu sebelum meluncurkan Isuzu GIGA di Negara manapun.

Dan hasilnya Isuzu GIGA meraih posisi market share no 1 di banyak Negara di Asia, Australia, Oceania, Arab & Afrika, Amerika Utara & Selatan dan di Eropa. Bahkan tahun  yang lalu, berkat kepercayaan konsumen atas isuzu F-series, posisi no 1 di segmen medium truk di Jepang dapat diraih oleh Isuzu.

Di Indonesia, Isuzu GIGA yang akan diperkenalkan, akan terdiri dari 5 model dan 10 varian. Hal ini untuk memenuhi beragamnya kebutuhan konsumen di pasar truk medium. Untuk saat ini Isuzu memperkenalkan Isuzu GIGA FVZ dan FRR. 3 model lainnya akan diperkenalkan ke pasar Indonesia dalam waktu dekat. Isuzu GIGA yang di perkenakan di pasar Indonesia ini dilengkapi mesin heavy duty common rail yang sudah disesuaikan untuk kondisi Indonesia setelah melalui serangkaian tes dan uji coba, merupakan mesin diesel yang tangguh, irit konsumsi bahan bakar serta ramah lingkungan.

"Dengan memperkenalkan Isuzu GIGA, merupakan bukti keseriusan Isuzu dalam berkiprah di segmen kendaraan komersial di Indonesia. Portfolio produk isuzu makin lengkap setelah sebelumnya berkiprah di kelas truk ringan dengan isuzu ELF senbagai produk andalannya," demikian ungkap Yohannes Nangoi Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia.

"Keseriusan Isuzu di segmen truk medium di pasar Indonesia, tidak hanya dari sisi kesiapan produk. Tetapi juga dari sisi layanan purna jual baik dalam hal service maupun spare parts. PT Isuzu Astra Motor Indonesia menginvestasikan banyak biaya dan sumber daya untuk dalam hal layanan purna jual ini. Fasilitas Training Center yang lengkap, armada Bengkel Isuzu Berjalan Truk dan Field Advisor serta beragam program Spare Parts seperti penambahan Parts Depo, layanan 1x24 jam atau Gratis untuk 4.750 item parts Isuzu GIGA adalah sebagian kecil bukti atas keseriusan Isuzu.

Karena, Isuzu percaya bahwa menjual kendaraan komersial sangat berbeda dengan menjual kendaraan penumpang. Di segmen kendaraan komersial, proses menjual kendaraan hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan proses hubungan bisnis antara produsen dengan konsumennya" imbuh Yohannes Nangoi.

ISUZU Bekasi MU7 mengikuti perubahan Standar Emisi dengan mengubah model dari Isuzu Panther .

2

Rencana pemerintah untuk menaikkan standar emisi dari Euro2 menjadi Euro4 beberapa tahun lagi akan mempengaruhi line up pabrikan mobil. Seperti pula yang terjadi dengan Isuzu.

Isuzu yang memiliki Panther dalam line up bisa saja modelnya diganti dengan model yang lain untuk memenuhi peraturan emisi itu.

Hal itu diungkapkan Direktur Pemasaran Kendaraan Komesial Ringan (light Commercial Vehicle) PT Isuzu Astra Motor Indonesia Supranoto Tirtodiprodjo di Jakarta,

"Saat ini Isuzu Panther berstandar emisi Euro2, kalau tergulasi pemerintah naik ke Euro4 mau tidak mau kita ganti model dengan mesin yang sesuai. Namun itu tidak tahu kapan tergantung pemerintah," kata Supranoto.

Saat ini Isuzu masih memikirkan model MPV terbaru sebagai pengganti Isuzu Panther yang selama ini terkenal dengan keiritannya. Ia pun menuturkan Isuzu tidak hanya mengganti mesin Panther saja, namun modelnya secara keseluruhan menjadi model terbaru.

"Kita masih memikirkan model terbaru, belum tahu namanya apa," tegasnya.

Jika disinggung apakah Isuzu MU7 bakal menggantikan posisi Panther di Tanah Air? Supranoto pun tidak mengiyakan tidak juga mengelak.

"Ya lihat saja nanti, pastinya total berubah jika regulasi Euro4 diberlakukan. Tapi itukan masih beberapa tahun lagi. Mungkin 2015-2016," tandasnya.

Selain punya jagoan mobil komersial, Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) juga gacoan mobil penumpang, seperti Panther dan D-Max.

Namun, IAMI punya satu model lagi yang akan mengisi kelas penumpang, MU7. Waktu peluncuran belum ditetapkan, tapi yang pasti MU7 akan rilis setelah revisi D-Max dilepas ke pasaran.

Seperti pernah diungkapkan Edi J Oekasah GM Marketing IAMI, "D-Max ada kabar baru, sebentar lagi akan diumumkan. Kalau MU7 setelah itu. Waktunya kapan tunggu saja. Bulan puasa itu untuk menguji kesabaran. Jadi sabar saja," katanya beberapa waktu lalu.

Penasaran dengan wujud Isuzu MU7? Okezone telah menemukan sosok MU7 tipe Platinum saat sedang berada di daerah Sunter, Jakarta Utara. MU7 bukanlah sebuah pikap seperti D-Max, walaupun penampilan mobil ini tidak jauh berbeda dengan sosok D-Max, terdapat berbagai perlengkapan kosmetik yang berbeda seperti bemper dan velg.

Menggunakan sasis yang sama dengan Isuzu D-Max dan Chevrolet Colorado, mid-size SUV Isuzu MU7 punya bodi wagon mungkin sebutan kelasnya lebih pas Sport-utility Wagon. Tipe bodi seperti ini memungkinkan untuk muat tujuh penumpang dalam kabin. Khusus untuk Platinum, mesin diwarnai dengan aksen platinum.

Belum ada keterangan jelas tentang harga, Isuzu MU7 Platinum dipersenjatai dengan mesin common rail turbocharger berkapasitas 3.0 liter dengan tenaga 161 hp/3.600 rpm dan torsi 333 Nm/1.600-3.200 rpm.